INFORMASI PENDUDUK

  • SOSIAL BUDAYA DESA

Secara umum Masyarakat Desa Grujagan Lor memiliki mata pencaharian sebagai Petani maupun buruh Tani, yang berpenghasilan di bawah rata-rata sekitar 10.000 sampai dengan 15.000 perhari, hal tersebut menunjukkan bahwa Masyarakat Desa Grujugan Lor masih di bawah garis Kemiskinan ( RTM). Kondisi ekonomi yang terpuruk tersebut tidak menenggelamkan karakter Masyarakat Grujugan Lor yang Sopan, Saling Menghargai, menjunjung tinggi nilai-nilai Agama maupun nilai Hukum sebagai pedoman dalam berhubungan / berinteraksi antar sesamanya.

 KEPENDUDUKAN

  • Jumlah penduduk
  • Laki – laki : 2364 Orang
  • Perempuan : 2465 Orang
  • Jumlah Total : 4829 Orang
  • Jumlah Kepala Keluarga : 1559 KK
  • Klasifikasi Usia
    1. Usia 0 – 10 thn : Lk 256, Pr 272, Jumlah    : 528 Orang
    2. Usia 10 – 17 thn : Lk 117, Pr 124, Jumlah    : 241 Orang
    3. Usia 17 – 50 thn : Lk 1142, Pr 1191, Jumlah : 2.333 Orang
    4. Usia 50 – 75 thn : Lk 654, Pr 677, Jumlah    : 1.331 Orang
    5. Usia 75 thn keatas : Lk 195, Pr 201, Jumlah    : 396 Orang

Jumlah usia produktif lebih banyak dibanding dengan usia anak-anak dan lansia. Perbandingan usia anak-anak, produktif, dan lansia adalah sebagai berikut: 15.9 % : 75,8 % : 8,2 %. Dari 4829 jumlah penduduk yang berada pada kategori usia produktif lebih di Dominan oleh kaum Perempuan.

Dari data tersebut diketahui bahwa jumlah Perempuan usia produktif lebih banyak. Dengan demikian sebenarnya perempuan usia produktif di Desa Grujugan Lor dapat menjadi tenaga produktif yang cukup signifikan untuk mengembangkan usaha-usaha produktif diharapkan semakin memperkuat ekonomi masyarakat, sementara ini masih bertumpu kepada tenaga produktif dari pihak laki-laki. Dimana untuk Kaum Perempuan di Usia Produktif Berjumlah 1868 atau 38 % dari total penduduk di Desa Grujugan Lor

Tabel Tingkat Kesejahteraan Masyarakat : (Dalam KK/Jiwa)

KAYA SEDANG RTM
25 Orang – 15 KK  1700 Orang – 519 KK 3199 Orang – 974KK

 

 

  1. KONDISI PENDIDIKAN

Pendidikan adalah satu hal penting dalam memajukan tingkat kesejahteraan dan tingkat perekonomian. Dengan tingkat pendidikan yang tinggi maka akan mendongkrak tingkat ketrampilan. Tingkat ketrampilan juga akan mendorong tumbuhnya ketrampilan kewirausahaan. Dan pada gilirannya mendorong munculnya lapangan pekerjaan baru sehingga akan membantu program pemerintah untuk pembukaan lapangan kerja baru guna mengatasi pengangguran. Di bawah ini tabel yang menunjukkan tingkat rata-rata pendidikan warga Desa Grujugan Lor Kecamatan Jambesari Darus Sholah Kabupaten Bondowoso

Tabel Tingkat Pendidikan

NO KETERANGAN JUMLAH
1 Penduduk Usia 10 Tahun Keatas yang Buta Huruf 0 Orang
2 Penduduk Tidak Tamat SD 1942 Orang
3 Penduduk  Tamat SD 2004 Orang
4 Penduduk Tamat SLTP 509 Orang
5 Tidak Tamat SLTP (usia 18 s/d 56 th) 301 Orang
6 Penduduk Tamat SLTA 583 Orang
7 Tidak Tamat SLTA (usia 18 s/d 56 th) 174 Orang
8 Penduduk Tamat D1 3 Orang
9 Penduduk Tamat D2 9 Orang
10 Penduduk Tamat D3 24 Orang
11 Penduduk Tamat S1 102 Orang
12 Penduduk Tamat S2 2 Orang
13 Penduduk Tamat S3 0

 Sumber : Profil / Buku Administrasi Desa Grujugan Lor 2014

Tabel Sarana Prasana Pendidikan

NO Nama Pendidikan Jumlah Sekolah Jumlah Pengajar Jumlah Siswa K E T
1 Play Group 5 20 208 Formal
2 TK 2 7 51 Formal
3 SD 2 33 568 Formal
4 SMP 1 12 66 Formal
5 SMA 1 17 43 Formal
6 RA 2 8 65 Formal Keagamaan
7 Ibtidayah 2 33 141 Formal Keagamaan
8 Tsanawiyah 3 57 361 Formal Keagamaan
9 Aliyah 2 35 299 Formal Keagamaan
10 Ponpes 7 39 764 Formal Keagamaan

 

Tabel Remaja Putus Sekolah

NO KETERANGAN JUMLAH
1 Jumlah Remaja 442 Orang
2 Jumlah Remaja Putus Sekolah SD/Sederajat 0
3 Jumlah Remaja Putus Sekolah SLTP/Sederajat 17 Orang
4 Jumlah Remaja Putus Sekolah SLTA/Sederajat 29 Orang
5 Jumlah Remaja Putus Sekolah S1 1 Orang

 

Dari table di atas dapat di simpulkan bahwa tingkat pendidikan Masyarakat Grujugan Lor masih di bawah rata-rata, bahkan Masyarakat yang tidak tamat SD cukup besar sekitar 40,21 % dari total penduduk yang ada. Remaja yang putus sekolahpun cukup besar sekitar 10,63 % dari total Remaja sekolah.

 

Tabel Wajib Belajar 9 Tahun

NO KETERANGAN JUMLAH
1 Jumlah Penduduk Usia 7 – 15 Tahun 442
2 Jumlah Penduduk Usia 7 – 15 Tahun Yang masih Sekolah 442
3 Jumlah Penduduk Usia 7 – 15 Tahun Yang tidak Sekolah 0

 

 

 

 

Tabel Penduduk Cacat Mental dan Fisik

NO KETERANGAN JUMLAH
1 Tuna Wicara 4 Orang
2 Tuna Rungu 4 Orang
3 Tuna Netra 2 Orang
4 Lumpuh 2 Orang
5 Gila 2 Orang

 Sumber : Profil / Buku Adminitrasi Desa Grujugan Lor 2014

Tabel Partisipali Politik

NO Jenis Pemilu Jumlah
1 Pemilihan Umum Bupati 3.333 Orang
2 Pemilihan Umum Gubernur 3.955 Orang
3 Pemilihan Umum Legislatif 4.099 Orang
4 Pemilihan Umum Presiden 4,144 Orang

 

 

 

  1. KONDISI KESEHATAN

Kesehatan Merupakan suatu hal yang sangat Vital dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, untuk itu Pemerintah Desa Grujugan Lor selalu mendorong masyarakat untuk berpola hidup sehat, misalnya tidak buang air besar di sugai, tidak membuang sampah disembarang tempat,  dan kegiatan-kegiatan lain yang mendorog terciptanya masyarakat sehat seperti Posyandu, baik terhadap balita maupun Lansia. Dimana kegiatan Posyandu yang dilakukan oleh tenaga kesehatan (Bidan dan Perawat) dilakukan setiap bulan secara bergantian setiap POS.

Jarak Tempuh Masyarakat Ke Tempat Pelayanan Kesehatan (PONKESDES) sekitar 1-2 km dan Ke PUSKESMAS sekitar 3-4 km. Namun Kondisi Sarana Prasarana Kesehatan seperti Gedung PONKESDES sangat memprihatinkan / tidak layak dihuni, karena kondisinya sangat parah, hal tersebut butuh penangan serius dari pemerintah Desa.

 

 

 

 

Tabel Tingkat Kesehatan Masyarakat

NO JENIS PRASARANA KETERANGAN
JUMLAH KONDISI
1 Prasarana Air Bersih

Ø Penampungan Air Hujan (PAH)

Ø PAM

Ø Sumur Gali

Ø Sumur Pompa

Ø Perpipaan

Ø Mata Air

 

0

0

120

2

0

2

 

Baik

Baik

Baik

2 Prsarana Pembuangan Limbah

§  Bak Sampah

§  Gerobak Sampah

§  Pengolahan Limbah

 

2

1

0

 

Rusak

Rusak

3 Prasarana Kesehatan

Ø Rumah Sakit Umum

Ø Puskesmas

Ø Polindes

 

0

0

1

 

Rusak PARAH

4 Cakupan Pemenuhan Air Bersih

§  Rumah Tangga Menggunakan Sumur Gali

§  Rumah Tangga Pelanggan PAM

§  Rumah Tangga Menggunakan Hidran Umum

§  Rumah Tangga Menggunakan Air Sungai

 

1032 Orang

0

0

512 Orang

 

 

 Sumber : Profil / Buku Administrasi Desa Grujugan Lor 2014

STRUKTUR MATA PENCAHARIAN MSYARAKAT DESA GRUJUGAN LOR

  1. Pertanian
  • Petani                         : 655 Orang
  • Penyewa / penggarap : 41 Orang
  • Buruh tani : 831 Orang
  1. Ternak
  • Pemilik ternak Sapi : 196 Orang
  • Pemilik ternak Kambing : 95 Orang
  • Pemilik ternak Ayam : 361 Orang
  • Pemilik ternak Itik : 17 Orang
  1. Industri Kecil
  • Pemilik usaha kerajinan : 20 Orang
  • Pemilik usaha industri rumah tangga : 7 Orang
  • Buruh industri kecil : 78 Orang
  1. Pegawai Negeri Sipil
  • Pegawai Negeri Sipil : 31 Orang
  • TNI : 2 Orang
  • Polisi : 3 Orang
  • Guru : 34 Orang
  1. Jasa Perdagangan
  • Pasar desa : 83 Orang
  • Warung : 12 Orang
  • Kios : 24 Orang
  • Toko : 18 Orang
  1. Jasa Transportasi
  • Angkutan tidak Bermotor (Becak) : 146 Orang
  • Angkutan Bermotor : 17 Orang
  1. Jasa Keterampilan
  • Tukang Kayu : 176 Orang
  • Tukang Batu : 3 Orang
  • Tukang Jahit : 6 Orang
  • Tukan Service Elektronik : 2 Orang

Secara umum mata pencaharian warga masyarakat Grujugan Lor dapat teridentifikasi ke dalam beberapa bidang mata pencaharian, seperti : petani, buruh tani, PNS/TNI/POLRI, karyawan swasta, pedagang, wiraswasta, buruh bangunan/tukang, peternak. Dan industri Kecil

Berdasarkan tabulasi data tersebut teridentifikasi, di Desa Grujugan Lor jumlah penduduk yang mempunyai mata pencaharian 2858 atau 59,18 %. Dari jumlah tersebut, kehidupannya bergantung di sektor pertanian, ada 31,62 % dari total jumlah penduduk.

Jumlah ini terdiri dari buruh tani terbanyak 831 orang atau 37.78 % dari jumlah penduduk yang mempunyai pekerjaan atau 29,07 % dari total jumlah penduduk. Petani sebanyak 22,91 % dari jumlah penduduk yang mempunyai pekerjaan atau 13,56 % dari total jumlah penduduk.

Terbanyak ketiga adalah Peternak dengan 22,81 % dari jumlah penduduk yang mempunyai pekerjaan atau 13,50 % dari total jumlah penduduk. Sementara penduduk yang lain mempunyai mata pencaharian yang berbeda-beda, ada yang berprofesi sebagai PNS, TNI, POLRI, pedagang, karyawan swasta, sopir, wiraswasta, tukang bangunan, dan lain-lain.

Dengan demikian dari data tersebut menunjukkan bahwa warga masyarakat di Desa Grujugan Lor memiliki alternatif pekerjaan selain sektor buruh tani dan petani. Setidaknya karena kondisi lahan pertanian mereka sangat tergantung dengan curah hujan alami. Di sisi lain, air irigasi yang ada tidak dapat mencukupi untuk kebutuhan lahan pertanian di Desa Grujugan Lor secara keseluruhan terutama ketika musim kemarau. Sehingga mereka pun dituntut untuk mencari alternatif pekerjaan lain, seperti Pedagang, Buruh Bangunan, dll